Teliti Sebelum Ngambil KPR Kalau Tidak Mau Rugi Seperti Orang Ini

KPR atau kredit pemilikan rumah kayanya sudah jadi jalan pintas bagi orang yang ingin punya rumah, bahkan ada yang pernah bilang kalau tanpa KPR maka Kita sulit untuk punya rumah. Dalam hati Saya benar juga sih.

Sempat terpikirkan oleh Saya untuk ngambil KPR karena desakan Ibu, Ibu Saya ingin sekali Kalau Saya punya rumah. Namun Saya selalu mikir mikir dulu. Selain karena Riba cicilan KPR juga tidak murah, bahkan kalau dilihat dari Gaji Saya tidak sebanding. waduh, bisa bisa suasana bulan Ramadhan akan selalu saya rasakan tiap bulan.

Tapi alhamdulillah belakangan ini berkat doa ibu Saya penghasilan semakin bertambah dari bisnis sampingan. Dengan tekad dan niat untuk membahagiakan Ibu, akhirnya Saya mencoba mencari informasi mengenai KPR yang murah

Belum sempat untuk mendapatkan KPR yang murah, niat untuk ngambil KPR Saya urungkan kembali setelah melihat sebuah postingan seseorang di Facebook. Isinya cukup mencengangkan bahkan membuat bulu kuduk Saya merinding. nih screenshootnya seperti gambar dibawah ini

memilih KPR

Inti dari postingannya bahwa orang tersebut 8 tahun lalu sudah ngambil KPR di salah satu Bank swasta dengan total pinjaman 230 juta. Orang tersebut sudah membayar cicilan sebesar 3 juta perbulan selama 8 tahun, jadi kalau di hitung – hitung 12 x 8 x 3 juta = 288 juta.

Jadi orang tersebut sudah membayar KPR sebanyak 288 juta, tapi setelah di cek saldo hutangnya ternyata hanya berkurang 25 juta atau sisa hutangnya masih 205 juta lagi!

Itu uang 288 juta pada kemana!?

Pihak Bank menjelaskan bahwa sisa uang yang dibayarkan itu semua untuk membayar Bunga anuitas. Wah! 8 tahun bunganya berarti sampai 263 juta!

Bahkan seseorang yang bernama Windya Astuti dipostingan tersebut menambahkan

Subhanallah… ini sama dengan pengalaman adikku.. nyicil rumah dari tahun 2010, 6 jt/bln (catatan: penghasilan bersih adik waktu ngambil kpr sdh> 20jt, makanya bank setuju dengan angsuran sebesar itu).. tapi di thn 2014 kmrn ada nunggak 3 bln rumah disita ngga dapat apa2

sekarang ngontrak…

Juga kakakku.. nyicil dari 2010 juga, tp kurang tahu berapa nya, pas nunggak karena kebutuhan bulan itu lagi banyak bank nggak mau tahu… rumah tangga sampai morat marit, istri harus jadi tkw, anak bingung ngga tahu mau ikut siapa, 2 tahun nggak bisa sekolah

Kalo sudah banyak pelajaran begini, adakah yang mau mengulangi???
Itu baru siksa dunia, belum dosa di hadapan Allah.. astaghfirullah..

Jangan berprasangka kita tak akan bisa punya rumah kalo nggak pake nyicil, Allah Maha Kaya.. apalah arti sebuah gubug, rumah, bahkan istana buat Dia.. kecil.. sangat kecil bila Allah sudah berkehendak, seperti membalikkan telapak tangan.. mudah sekali bagi-Nya bila kita mau terus meminta, menghiba, mengambil hati-Nya dengan berusaha melaksanakan perintah-Nya tanpa tapi2.. menjauhi larangan-Nya tanpa takut2..

Terus berprasangka baiklah kepada-Nya, karena sesungguhnya Allah sesuai dengan prasangka kita.

Setelah membaca postingan tersebut niat saya untuk ngambil KPR saya urungkan bahkan saat ini tidak ada niat sama sekali untuk ngambil KPR. Biarlah Saya tinggal di kontrakan asal jauh dari Riba, meskipun saat ini riba sulit dijauhi yang penting Saya bisa meminimalisirnya.

Alhamdulillah setelah ibu mendengar penjelasan dari Saya, akhirnya beliau mengerti dan mau memahami bawah KPR itu Riba dan tidak baik buat keuangan dan agama. Semoga para pembaca bisa mengambil hikmah dari cerita ini. terima kasih. Salam ganteng

Silahkan Komentarnya Sob